PROBOLINGGO, Arus Berita - Selain target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perhubungan(Dishub) yang minim pencapaian yakni baru 54 persen, Target PAD Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo juga lebih minim lagi target pencapaian PAD nya, yakni baru 23 persen dari target kurang lebih Rp 823 juta.
Kembali Muchlas Kurniawan, anggota Badan Anggaran (Banggar) Kota Probolinggo mempertanyakan minimnya capaian tersebut. "Hingga bulan sembilan, target PAD baru tercapai 23 persen, apa mungkin di sisa 3 bulan kedepan Dispopar bisa mencapai target 100 persen? Tanya Muchlas pada Rapat Banggar bersama Eksekutif dalam membahas P-APBD 2022.
Fadjar Poernomo, Kepala Dispopar Kota Probolinggo berjanji akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk mencapai target yang ditentukan. "Ya, dari target PAD 823 juta rupiah, kami baru mencapai 190an juta rupiah. Itu sekitar 23 persen," ujar Fadjar. "Di sisa 3 bulan kedepan, kami akan upayakan semaksimal mungkin untuk mengejar target yang ditentukan," imbuhnya.
Baca Juga : Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto Kunjungi Probolinggo
Fadjar menjelaskan bahwa minimnya PAD dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya adalah karena perekonomian masyarakat belum kembali pulih akibat pandemi covid-19 yang panjang. Selain itu, retribusi kolam renang TRA dan Olympic jauh dibawah target. Hal tersebut dijelaskan Fadjar karena kalah bersaing dengan tempat pemandian swasta karena memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan lebih bagus.
Fadjar juga menjelaskan bahwa minimnya capaian PAD juga dikarenakan tidak ada nya pemasukan PAD dari GOR A. Yani yang saat ini alih fungsi sementara menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP). "Dengan digunakannya GOR A.Yani untuk MPP, tentunya tidak ada retribusi yang masuk. Maka dari itu kami lagi mengusulkan untuk menghapus target retribusi GOR tersebut," tutupnya. (SUL)
0 Comments