Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat untuk secara konsisten menjalankan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) selama bulan Ramadan. Instruksi ini disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al-Mujahidin, Kecamatan Makassar, Senin (23/2) malam, sebagai bentuk dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto.
Implementasi Gerakan ASRI di Makassar
Gerakan Nasional Indonesia ASRI, yang diinisiasi oleh pemerintah pusat, bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik, tidak hanya dari segi kebersihan dan keindahan, tetapi juga dari aspek keamanan dan kesehatan. Pemerintah Kota Makassar menindaklanjuti arahan ini dengan serius, menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 sebagai landasan hukum pelaksanaan gerakan tersebut di wilayahnya. Surat edaran ini secara rinci mengatur berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam implementasi ASRI, mulai dari penataan ruang publik hingga peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menekankan bahwa ASRI bukan sekadar program insidental, melainkan sebuah komitmen berkelanjutan untuk membangun budaya tertib dan peduli lingkungan di kalangan masyarakat Makassar. Ia berharap gerakan ini dapat menjadi momentum untuk mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Peran Aktif Pemerintah Daerah
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan gerakan ASRI, Wali Kota Appi menginstruksikan para camat, lurah, hingga ketua RT/RW untuk secara aktif menyosialisasikan dan menggerakkan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Sosialisasi ini tidak hanya dilakukan selama bulan Ramadan, tetapi juga secara berkelanjutan pada bulan-bulan berikutnya. Pemerintah Kota Makassar menyadari bahwa perubahan perilaku membutuhkan waktu dan upaya yang konsisten.
Pemerintah daerah juga berencana untuk menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan media massa, dalam menyukseskan gerakan ASRI. Keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga lingkungan.
Makna Spiritual Ramadan dalam Gerakan ASRI
Di sela-sela sosialisasi gerakan ASRI, Wali Kota Appi juga mengingatkan jamaah tentang makna spiritual Ramadan. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah dan melakukan perbuatan baik. Menurutnya, menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan juga merupakan bagian dari ibadah, karena dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat, umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.
Ramadan, dengan segala keberkahannya, diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perubahan perilaku masyarakat Makassar menjadi lebih peduli terhadap lingkungan. Gerakan ASRI yang dilaksanakan selama bulan Ramadan ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang terus berlanjut setelah bulan suci berakhir.
Dampak dan Implikasi Gerakan ASRI
Implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI di Makassar diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kota tersebut. Lingkungan yang lebih bersih, sehat, aman, dan indah tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan daya tarik kota sebagai tujuan wisata dan investasi.
Selain itu, gerakan ASRI juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan demikian, gerakan ASRI tidak hanya bermanfaat bagi generasi saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang.
Pemerintah Kota Makassar optimis bahwa dengan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, gerakan ASRI dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kota. Keberhasilan gerakan ASRI di Makassar juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.




