Longsor Putuskan Akses Biereuen ke Aceh Tengah, Warga Hadapi Perjalanan Panjang dan Pemulihan Pasca Bencana

Bencana longsor dan putusnya jembatan telah melumpuhkan akses transportasi vital yang menghubungkan Kabupaten Biereuen dengan Aceh Tengah. Dampaknya, warga terpaksa…

Longsor Putuskan Akses Biereuen Ke Aceh Tengah Warga Hadapi Perjalanan Panjang Dan Pemulihan Pasca Bencana

Bencana longsor dan putusnya jembatan telah melumpuhkan akses transportasi vital yang menghubungkan Kabupaten Biereuen dengan Aceh Tengah. Dampaknya, warga terpaksa menempuh perjalanan memutar sejauh 104 kilometer, menambah waktu tempuh hingga 3,5 jam. Kondisi ini semakin mempersulit aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri pasca banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut akhir November lalu.

Dampak Longsor dan Kondisi Infrastruktur

Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Aceh Tengah menjadi faktor utama penyebab longsor. Selain memutus akses jalan utama, hujan juga menyebabkan jalanan tertutup endapan lumpur, menghambat mobilitas warga dan distribusi bantuan. Kerusakan infrastruktur ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mengganggu rantai pasok komoditas penting seperti kopi Gayo, produk ekspor andalan Aceh Tengah yang mendunia.

Pemulihan Pasca Bencana dan Tradisi Meugang

Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November lalu telah merusak ribuan rumah dan berdampak pada belasan ribu jiwa di Aceh Tengah. Kampung Toweren Uken di Kecamatan Lut Tawar menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan terparah akibat terjangan banjir bandang yang membawa material lumpur dan kayu gelondongan.

Di tengah upaya pemulihan yang masih berlangsung, masyarakat Aceh Tengah berusaha mempertahankan tradisi meugang menjelang bulan Ramadhan. Meugang adalah tradisi menyambut bulan puasa dengan memasak dan berbagi daging kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar. Meskipun kondisi ekonomi sulit akibat bencana, semangat kebersamaan dan gotong royong tetap membara.

Kepala Kampung Toweren Uken, Sirwan, mengonfirmasi bahwa bantuan daging dari pemerintah pusat akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana untuk menyambut Ramadhan. Bantuan senilai lebih dari Rp72,7 miliar telah dialokasikan untuk mendukung tradisi meugang di Aceh Tengah, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan tradisi dan kebutuhan masyarakat di tengah kesulitan.

Potensi Ekonomi dan Pariwisata Aceh Tengah

Meskipun tengah dilanda bencana, Aceh Tengah tetap memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang besar. Kopi Gayo, dengan cita rasa khasnya, telah menjadi komoditas ekspor yang dikenal di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Italia. Keberadaan Danau Lut Tawar juga menjadi daya tarik wisata yang mempesona, menawarkan pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk.

Selain itu, tradisi pacuan kuda yang biasanya digelar di Takengon, ibu kota Aceh Tengah, juga menjadi daya tarik wisata budaya yang unik. Sayangnya, saat ini belum ada jadwal pasti kapan acara pacuan kuda akan kembali digelar.

Upaya Penanganan dan Harapan ke Depan

Pemerintah daerah dan pusat terus berupaya melakukan penanganan darurat dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat bencana. Perbaikan jalan dan jembatan yang terputus menjadi prioritas utama untuk memulihkan aksesibilitas dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan logistik dan dukungan psikososial kepada para korban bencana untuk membantu mereka mengatasi trauma dan membangun kembali kehidupan mereka. Diharapkan, dengan kerja sama dan gotong royong semua pihak, Aceh Tengah dapat segera bangkit dari keterpurukan dan kembali menjadi daerah yang produktif dan sejahtera. Masyarakat Aceh Tengah, dengan semangat pantang menyerah dan tradisi yang kuat, optimis dapat melewati masa sulit ini dan menatap masa depan yang lebih baik.

Artikel Disetujui Oleh
ReporterKarima

Sorotan

Kokoo Tradisi Ketuk Sahur Meriahkan Ramadan Di Gorontalo Libatkan Ribuan Warga Dan Sentuhan Modern
Koko’o: Tradisi Ketuk Sahur Meriahkan Ramadan di Gorontalo, Libatkan Ribuan Warga dan Sentuhan Modern
Ribuan warga Gorontalo tumpah ruah ke jalanan Kota Gorontalo, Kamis (19/2), untuk menyemarakkan tradisi Koko'o, sebuah ritual ketuk sahur yang…
20 Februari 2026News
Meunasah Al Hijra Dompet Dhuafa Hadirkan Cahaya Ramadhan Di Pidie Jaya Pascabencana
Meunasah Al-Hijra: Dompet Dhuafa Hadirkan Cahaya Ramadhan di Pidie Jaya Pascabencana
Di tengah puing-puing kenangan pahit akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Pidie Jaya, Aceh, pada akhir tahun 2025, secercah…
19 Februari 2026News
Bmkg Imbau Waspada Puncak Musim Hujan Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai
BMKG Imbau Waspada: Puncak Musim Hujan Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. Prakiraan cuaca menunjukkan…
19 Februari 2026News