Meunasah Al-Hijra: Dompet Dhuafa Hadirkan Cahaya Ramadhan di Pidie Jaya Pascabencana

Di tengah puing-puing kenangan pahit akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Pidie Jaya, Aceh, pada akhir tahun 2025, secercah…

Meunasah Al Hijra Dompet Dhuafa Hadirkan Cahaya Ramadhan Di Pidie Jaya Pascabencana

Di tengah puing-puing kenangan pahit akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Pidie Jaya, Aceh, pada akhir tahun 2025, secercah harapan kembali merekah. Dompet Dhuafa, sebuah lembaga filantropi terkemuka, telah merampungkan pembangunan Meunasah Al-Hijra di Blang Awe, Kecamatan Meureudu. Kehadiran rumah ibadah ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebangkitan spiritual dan sosial bagi masyarakat yang terdampak.

Menghidupkan Kembali Tradisi Tarawih

Meunasah Al-Hijra menjadi saksi bisu kembalinya tradisi tarawih yang sempat terhenti. Pada Ramadhan 1447 H, masyarakat Blang Awe dapat kembali merasakan khusyuknya beribadah di rumah Allah, melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran, dan mempererat tali persaudaraan. Lebih dari sekadar tempat ibadah, meunasah ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang menghidupkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Simbol Ukhuwah dan Gotong Royong

Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Herdiansah, menegaskan bahwa pembangunan Meunasah Al-Hijra adalah wujud nyata komitmen lembaga tersebut dalam mendampingi masyarakat pascabencana. "Kita bangun rumah ibadah ini sebagai tempat suci yang akan merekatkan kembali hati yang sempat terkoyak bencana," ujarnya. Proses pembangunan meunasah ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Lebih dari Sekadar Bangunan Fisik

Kehadiran Meunasah Al-Hijra bukan hanya tentang mendirikan bangunan fisik. Lebih dari itu, meunasah ini diharapkan menjadi katalisator bagi pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Blang Awe. Selain digunakan untuk ibadah, meunasah ini juga akan difungsikan sebagai pusat kegiatan pendidikan agama bagi anak-anak, tempat pengajian, serta ruang pertemuan komunitas. Dengan demikian, meunasah ini akan menjadi pusat kegiatan positif yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dampak Bencana dan Respon Kemanusiaan

Bencana banjir dan longsor yang melanda Pidie Jaya pada akhir tahun 2025 telah menimbulkan kerugian yang signifikan. Ratusan rumah rusak, infrastruktur publik hancur, dan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu. Dalam situasi sulit ini, Dompet Dhuafa hadir memberikan bantuan kemanusiaan, mulai dari penyediaan kebutuhan dasar hingga pembangunan infrastruktur yang rusak. Pembangunan Meunasah Al-Hijra adalah bagian dari upaya pemulihan jangka panjang yang bertujuan untuk membangun kembali kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Solidaritas dan Kepedulian sebagai Kekuatan

Pembangunan Meunasah Al-Hijra adalah contoh nyata bagaimana solidaritas dan kepedulian dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan sesama. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk donatur, relawan, dan masyarakat setempat, telah memungkinkan pembangunan meunasah ini dapat diselesaikan dengan sukses. Semangat Ramadhan menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

Langkah Selanjutnya: Pemberdayaan Masyarakat

Setelah pembangunan Meunasah Al-Hijra selesai, Dompet Dhuafa akan terus mendampingi masyarakat Blang Awe melalui program-program pemberdayaan ekonomi dan sosial. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan membangun kemandirian ekonomi. Dengan demikian, masyarakat Blang Awe diharapkan dapat bangkit dari keterpurukan dan membangun masa depan yang lebih cerah. Kehadiran Meunasah Al-Hijra diharapkan menjadi titik awal bagi kebangkitan dan kemajuan masyarakat Blang Awe, Pidie Jaya.

Artikel Disetujui Oleh
ReporterKarima

Sorotan

Kokoo Tradisi Ketuk Sahur Meriahkan Ramadan Di Gorontalo Libatkan Ribuan Warga Dan Sentuhan Modern
Koko’o: Tradisi Ketuk Sahur Meriahkan Ramadan di Gorontalo, Libatkan Ribuan Warga dan Sentuhan Modern
Ribuan warga Gorontalo tumpah ruah ke jalanan Kota Gorontalo, Kamis (19/2), untuk menyemarakkan tradisi Koko'o, sebuah ritual ketuk sahur yang…
20 Februari 2026News
Bmkg Imbau Waspada Puncak Musim Hujan Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai
BMKG Imbau Waspada: Puncak Musim Hujan Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. Prakiraan cuaca menunjukkan…
19 Februari 2026News
Longsor Putuskan Akses Biereuen Ke Aceh Tengah Warga Hadapi Perjalanan Panjang Dan Pemulihan Pasca Bencana
Longsor Putuskan Akses Biereuen ke Aceh Tengah, Warga Hadapi Perjalanan Panjang dan Pemulihan Pasca Bencana
Bencana longsor dan putusnya jembatan telah melumpuhkan akses transportasi vital yang menghubungkan Kabupaten Biereuen dengan Aceh Tengah. Dampaknya, warga terpaksa…
18 Februari 2026News