Bogor, Jawa Barat – Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen. Hal ini disampaikan oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto, saat menghadiri acara buka puasa bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar di lokasi pembangunan.
Pembangunan sekolah ini bukan hanya sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga merupakan wujud komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.
Kolaborasi dan Dukungan Masyarakat
Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto menekankan bahwa pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Dukungan aktif dari masyarakat sekitar turut memperlancar proses pembangunan. "Sekolah ini dibangun karena semangat persaudaraan dan kerja sama berbagai pihak," ujarnya. "Kalau hanya Polri yang membangun tentu tidak bisa, tetapi dengan hadirnya berbagai pihak yang membantu, pembangunan ini bisa berjalan hingga sejauh ini." Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara institusi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan tujuan pembangunan.
Fasilitas Unggulan yang Mendukung Proses Belajar
Salah satu fasilitas utama yang hampir rampung adalah Gedung Academic Center, yang progresnya telah mencapai sekitar 95 persen. Gedung ini dirancang sebagai pusat kegiatan belajar mengajar yang modern dan nyaman. Selain ruang kelas yang representatif, Academic Center juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung, termasuk ruang makan bagi para siswa.
Pembangunan perpustakaan sekolah juga hampir selesai, dengan progres lebih dari 90 persen. Perpustakaan ini dipersiapkan secara khusus sebagai bagian dari proses penilaian program International Baccalaureate (IB) yang tengah diajukan oleh pihak sekolah. Program IB dikenal sebagai kurikulum pendidikan bertaraf internasional yang menekankan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemahaman lintas budaya.
Selain itu, pembangunan asrama siswa yang terdiri atas empat blok terus berjalan dan telah mencapai lebih dari 50 persen. Asrama ini nantinya akan menampung siswa laki-laki maupun perempuan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Keberadaan asrama diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memungkinkan siswa untuk fokus pada pengembangan diri.
Menanamkan Nilai Keberagaman
Kawasan sekolah juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya, seperti welcoming center, teater, serta sarana ibadah. Yang menarik, kompleks rumah ibadah lintas agama turut disiapkan di area sekolah. Hal ini merupakan upaya untuk menanamkan nilai keberagaman kepada para siswa sejak dini.
"Kita ingin mendidik para siswa bahwa meskipun berbeda, kita tetap satu. Keberagaman dan kebinekaan justru menjadi kekuatan untuk mempersatukan," kata Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto. Pernyataan ini mencerminkan visi sekolah dalam membentuk siswa yang toleran, inklusif, dan menghargai perbedaan.
Apresiasi dan Target Penyelesaian
Dalam kegiatan buka puasa bersama, panitia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Gunung Sindur atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Permohonan maaf juga disampaikan apabila aktivitas pembangunan sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar.
Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ditargetkan rampung secara bertahap hingga tahun 2026. Sekolah ini diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berwawasan kebangsaan. Dengan fasilitas yang lengkap, kurikulum yang inovatif, dan fokus pada penanaman nilai-nilai luhur, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Pembangunan sekolah ini menjadi simbol harapan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.




