Siar.co.id – Tren fashion berkelanjutan kian menguat, mendorong konsumen meninggalkan konsep fast fashion dan beralih ke pilihan yang lebih etis. Sofniprivé menangkap tren ini dengan meluncurkan koleksi terbarunya, L’essence, pada Halal Fair JICC Senayan, 14–15 Februari 2026, dengan konsep premium sederhana.
Peluncuran koleksi ini dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, kepala lembaga Al Ibrah, dan perwakilan wali murid. Acara semakin meriah dengan lomba Public Speaking untuk siswa sekolah dasar, yang mencerminkan semangat kreatif generasi muda dalam fashion berkelanjutan.
Sofniprivé Hadirkan Konsep Sophistication with Conscience
Koleksi L’essence mengusung gagasan “Sophistication with Conscience”, menekankan kemewahan fungsional. Sofniprivé menghadirkan pakaian yang menggabungkan estetika elegan dengan nilai etis, menjawab kebutuhan konsumen modern yang lebih memilih kualitas daripada kuantitas. Pendekatan ini memperkuat posisi brand dalam industri fashion berkelanjutan yang terus berkembang.
L’essence secara visual menampilkan siluet sederhana dengan potongan rapi, mudah dipadukan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja hingga acara resmi. Fokus utama terletak pada detail, bahan, dan kenyamanan tanpa ornamen berlebihan, menciptakan kesan elegan yang relevan untuk berbagai kesempatan.
“Melalui L’essence, kami tidak hanya merancang pakaian, tetapi narasi tentang perempuan percaya diri dengan kesederhanaan berkualitas. Penggunaan serat berkelanjutan memastikan keindahan tidak mengorbankan masa depan lingkungan,” ujar Yunitania Sofyanalisa, Creative Director Sofniprivé.
Kehadiran Sofniprivé di JICC Senayan juga mempererat hubungan dengan pelanggan melalui konsep “Private Circle Model”, menciptakan interaksi eksklusif yang meningkatkan loyalitas. Strategi ini penting dalam membangun komunitas fashion berkelanjutan yang lebih sadar etika.
Wiena Nuariza, Chief of Business Sofniprivé, menegaskan komitmen perusahaan terhadap transparansi. “Kesuksesan awal tahun ini adalah validasi bahwa pasar premium menginginkan merek dengan nilai etika nyata. Investasi kami pada kemasan ramah lingkungan adalah komitmen jangka panjang,” katanya.
Acara peluncuran diakhiri dengan seminar edukasi yang menghadirkan praktisi ahli seperti Ario Muhammad, Ph.D., dan penulis muda Muhammad DeLiang Al-Farabi, serta Lina Wijayanti dan R. Dewi Novita Kurniawati yang membahas pendidikan bilingual dan dampaknya pada perkembangan psikologi anak.
Data internal Sofniprivé menunjukkan peningkatan minat pelanggan terhadap produk ramah lingkungan sepanjang 2025, yang menjadi dasar penguatan koleksi tahun ini.




