Garuda Indonesia meresmikan kantor penjualan (Sales Office) baru di Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, pada hari Kamis, menandai kembalinya maskapai penerbangan nasional ini ke lokasi yang sarat akan sejarah. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan bagi pelanggan, khususnya dalam hal pembelian tiket, perubahan jadwal penerbangan, dan layanan pelanggan lainnya.
Jejak Sejarah di Gedung BUMN
Peresmian kantor penjualan ini memiliki nilai simbolis yang kuat. Gedung BUMN, sebelumnya dikenal sebagai Gedung Departemen Perhubungan, pernah menjadi kantor pusat Garuda Indonesia sejak tahun 1987. Keputusan untuk kembali membuka kantor di lokasi ini mencerminkan upaya Garuda Indonesia untuk mengenang sejarah panjangnya dan memperkuat identitasnya sebagai bagian integral dari ekosistem BUMN.
"Kehadiran kantor penjualan ini di Gedung BUMN bukan hanya sekadar membuka gerai layanan, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan kami terhadap sejarah Garuda Indonesia. Gedung ini dulunya adalah ‘rumah’ kami, dan kami berharap dapat kembali memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dari lokasi yang memiliki makna mendalam ini," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, dalam sambutannya saat peresmian.
Layanan Terpadu untuk Pelanggan
Kantor penjualan yang diberi nama GASO (Garuda Access Sales Office) ini menawarkan berbagai layanan tatap muka bagi pelanggan dan mitra usaha. Layanan yang tersedia meliputi pembelian tiket penerbangan domestik dan internasional, perubahan jadwal penerbangan, pendaftaran dan pengelolaan keanggotaan GarudaMiles, pemesanan tiket kelompok, serta informasi terkait layanan dan promosi Garuda Indonesia.
Kehadiran GASO diharapkan dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih personal dan responsif bagi pelanggan. Dengan berinteraksi langsung dengan petugas layanan pelanggan, pelanggan dapat memperoleh solusi yang lebih cepat dan tepat untuk berbagai kebutuhan perjalanan mereka. Selain itu, lokasi strategis Gedung BUMN di pusat bisnis dan pemerintahan Jakarta memudahkan akses bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar area tersebut.
Kolaborasi Antar BUMN
Lebih lanjut, Glenny Kairupan menekankan bahwa pembukaan kantor penjualan ini juga merupakan wujud kolaborasi antar BUMN dalam melayani masyarakat. Dengan berlokasi di Gedung BUMN, Garuda Indonesia dapat bersinergi dengan BUMN lainnya untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif dan terintegrasi.
"Kami percaya bahwa kolaborasi antar BUMN merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Kehadiran GASO di Gedung BUMN ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana sinergi antar BUMN dapat diwujudkan," tambah Glenny.
Optimisme untuk Kinerja yang Lebih Baik
Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, menyambut baik peresmian GASO di Gedung BUMN. Ia berharap kehadiran kantor penjualan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan tiket pesawat dan berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja Garuda Indonesia.
"Kami optimis bahwa dengan adanya GASO, Garuda Indonesia dapat meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan pasar. Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan," ujar Tedi Bharata.
Peresmian GASO di Gedung BUMN dihadiri oleh jajaran Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia, pimpinan dan perwakilan dari Badan Pengaturan BUMN, serta perwakilan dari Aero Globe Indonesia, Aerowisata, dan mitra usaha Garuda Indonesia. Langkah ini menegaskan komitmen Garuda Indonesia untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan. Dengan mengoptimalkan jaringan kantor penjualan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia dan luar negeri, Garuda Indonesia berupaya untuk tetap relevan dan kompetitif di tengah persaingan industri penerbangan yang semakin ketat.




