Siar.co.id – Performa Francesco Bagnaia di MotoGP musim lalu menjadi sorotan tajam setelah juara dunia dua kali itu hanya mampu mengamankan dua kemenangan grand prix. Hasil ini menempatkannya jauh di belakang Marc Marquez, yang mendominasi dengan motor GP25 dan meraih gelar dunia ketujuhnya.
Performa Bagnaia memicu pertanyaan tentang konsistensinya. Ducati berharap musim baru akan membawa perubahan signifikan, terutama setelah Marquez menunjukkan performa impresif dan memperlebar jarak dengan para rival.
Mentalitas Baru, Semangat Lama
Team Manager Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan perubahan besar pada Bagnaia musim ini. "Pada awal tahun, ketika dia kembali dari libur musim dingin, saya menemukan Pecco yang benar-benar berbeda," ujarnya kepada situs resmi MotoGP, menilai aura Bagnaia saat ini mengingatkannya pada versi terbaik sang pembalap.
Tardozzi melihat karakter agresif Bagnaia mulai muncul kembali, "Mengingatkan pada versi 2024," katanya. Ducati berharap konsistensi ini akan bertahan sepanjang musim agar Bagnaia mampu bersaing dalam perebutan gelar dunia.
Menurut Tardozzi, perubahan mental Bagnaia akan berdampak langsung pada performanya. "Saya pikir Pecco akan menjadi rival yang sangat sulit dikalahkan pada balapan-balapan mendatang," tegasnya, menekankan pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi tekanan kompetisi.
Komunikasi internal tim juga memainkan peran penting dalam proses kebangkitan Bagnaia. "Dia pribadi yang sangat cerdas, kami banyak berdiskusi dengannya, terutama dengan Gigi Dall’Igna. Sejak tes Valencia, dia sudah mendapatkan kembali sikap mental yang tepat," jelas Tardozzi.
Ducati menyambut positif perkembangan ini. "Kami sangat senang. Kami tahu kami memiliki Pecco yang sangat kompetitif," tambahnya. Optimisme ini menjadi modal penting bagi Ducati untuk menghadapi musim baru.
Musim ini menjadi momentum penebusan bagi Bagnaia setelah tahun yang mengecewakan. Dengan Marquez yang baru saja menunjukkan dominasinya, tekanan tentu meningkat. Namun, jika mentalitas lamanya benar-benar kembali, peluang Bagnaia untuk bangkit terbuka sangat lebar.
Paddock MotoGP kini menantikan pembuktian nyata di lintasan. Tardozzi menegaskan bahwa seluruh tim percaya pada potensi Bagnaia. "Kami melihat energi berbeda darinya. Jika ritme ini bertahan, dia akan kembali menjadi ancaman besar," ujarnya menutup pernyataan.




